Monday, December 30, 2019

World Population and Over Exploitation of Natural Resourses

Rapid Growth of Human Population
Today there are approximately 7.8 billion people (as of December 2019) living on planet earth. This number is growing every day at an alarming rate. We will need more food, clothing, housing, and transport vehicles in order to survive in this planet. As a result, we will exploit natural resources to get water, oil, wood, metals, and other minerals.
A few days ago, I visited a very big mall in Surabaya city of Indonesia. I saw various kinds of products that were offered by vendors in the mall. There are restaurants that sell foods of Chinese, Japanese, Western and Indonesian cuisines.  There are also stores that offer clothes, leather goods, footwear, toys, tools, furniture, jewelry, and smartphones, watches and everything that we use every day.
Tunjungan Plaza Mall in Surabaya city of Java island
A Shopping Center

Sunday, December 29, 2019

Di ITC Mall Natal Dirayakan Dengan Tarian Tradisional

Kemarin siang, saya berkunjung ke ITC Mall di Surabaya. Ketika memasuki lantai 1, ada sebuah acara menarik yang digelar oleh pihak manajemen mall tersebut. Acara itu adalah Perayaan Natal. Kegiatan ini tidak bersifat ritual. Yang ada adalah pergelaran tari-tarian tradisional khas Jawa Timur. 
Christmas celebration in Indonesia
Traditional Dance Performance in ITC Mall of Surabaya
Pergelaran tari tersebut dihadiri oleh warga masyarakat yang berkunjung ke mall dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Meskipun berlangsung sederhana, para penonton nampak gembira menyaksikannya, mereka bertepuk tangan kepada para penari setiap kali mereka menyelesaikan tariannya. Ini adakah bukti bahwa masyarakat Indonesia toleran dengan perbedaan budaya dan agama sekaligus menghargai kemajemukan.

English Version
Yesterday afternoon, I visited ITC Mall in Surabaya. When I entered the first floor of the shopping center, I saw an interesting event conducted by the management of the mall. It was a Christmas Celebration. However, it was not a ritual one. The celebration was carried out in the form of special exhibition of traditional dance from East Java.
Visitors and vendors from various cultural and religious background watched the performances. Although the celebration was a simple one, the audiences were very happy, they applauded the dancers every time a performance was completed.
This is a real evidence that people in Indonesia are tolerant with the differences in religion, culture and at the same time respect pluralism.

Baca juga:
Christmas Tree Worm (dalam bahasa Inggris)
Festival Budaya di Manokwari

Becak in the Era of Grab-Bike and Gojek

Becak (human powered cycle rickshaw) is a mode of transportation that still exists in the era of Gojek and GrabBike. In cities and towns of Java island, becak drivers can still be found pedalling their tricycle taxis usually loaded with 1 or 2 passengers. Sometimes, becak drivers carry goods such as food materials from a traditional market or construction materials from a shop to a nearby housing area.


Saturday, December 28, 2019

Persaingan Industri Penerbangan Dunia

Industri pesawat dunia saat ini masih dikuasai oleh dua perusahaan besar yakni Boeing dari Amerika Serikat, dan Airbus dari Eropa. Kedua perusahaan itu membuat pesawat dalam berbagai jenis dan ukuran. Namun demikian tipe A320 family dan Boeing 737 series adalah yang paling laris di pasaran. Mereka terus mengembangkan pesawat-pesawat tersebut agar lebih ringan, kuat, aman, cepat serta hemat bahan bakar.
Maskapai penerbangan Air Asia di bandara Sultan Hasanuddin, kota Makassar.
Pesawat Airbus A320 family milik Air Asia di bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Apeng Kwetiau Medan

There is a famous Chinese food restaurant in Surabaya city. Its name is Apeng Kwetiau Medan located on Jalan Kedungdoro 267 Surabaya. It is always full with customers from morning until night time. The service is fast, and clean but the price is slightly higher than the average price of foods in similar restaurant in town.
Rumah Makan Cina di Surabaya
Rumah Makan Apeng
Every day, we can see people queuing outside of the resto waiting for their turn to eat their favorite menus in the restaurant. The employees of the restaurant put plastic seats outside of the resto for people who wait. They also check the number of each group of the visitors so that they can find the most suitable table for their customers.
Well, next time if you pass by this city, you can visit Apeng Kwetiau Medan to try some of its delicious foods.
Related Posts
Ikan Bakar di Ambon Memang Lezat
Makanan dengan nutrisi anti-stress
Nikmatnya Minum Kopi di Tengah Lautan
Dodol Pengana  Lezat dari Minahasa
Eat Pay Leave Ubud

Friday, December 27, 2019

Hutan Kota di Surabaya Terbaik di Indonesia

Sudah beberapa hari ini saya jalan-jalan keliling Surabaya. Ini adalah kota ke- 2 terbesar di Indonesia. Kota pelabuhan, perdagangan, tapi juga disebut kota hijau.


Melihat-lihat Buku di Surabaya

Toko Buku Periplus di Galaxy Mall, Togamas di Jalan Semarang, Toko-toko Buku Bekas di Jalan Semarang
Tempat-tempat Penjualan Buku di Surabaya
Salah satu hobi saya adalah membaca. Ya, setiap hari saya membaca. Sering kali saya membaca e-book memakai tablet Samsung Tab A yang saya miliki tetapi terkadang juga saja membaca buku secara fisik. Kebanyakan buku yang saya baca adalah tentang ekologi, pariwisata, burung, serta teknologi informatika. Ketika saya bepergian ke kota-kota besar, saya akan selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke lapak-lapak penjual buku.
Kali ini, saya sedang berlibur di Surabaya dengan keluarga. Saya sudah berada di sini dari tanggal 23 Desember. Saya menjelajah toko-toko buku di Surabaya ini sejak tanggal 24 Desember. Toko Buku TOGAMAS di Jalan Diponegoro, Gramedia di Tunjungan Plaza 1 serta Bazar Buku di Lantai 1 City of Tomorrow Mall sudah saya kunjungi. Hari ini, di pagi hari, saya berkunjung ke toko-toko buku bekas di Jalan Semarang. Ternyata koleksi buku di sini banyak sekali. Saya menemukan beberapa judul menarik yang dijual dengan harga murah.

Friday, December 20, 2019

Menggambar Manusia

Dalam dunia seni visual, subyek yang sulit digambar adalah manusia. Oleh karena itu, seorang seniman yang ingin menguasai teknik menggambar manusia harus berlatih membuat sketsa sebanyak mungkin. Referens dalam menggambar bisa berasal dari imaginasi, foto di majalah atau model secara langsung. Yang terbaik tentunya adalah menggunakan model secara langsung.
Ada seniman yang menggambar mata terlebih dahulu, kemudian menggambar hidung, mulut, rambut, dan selanjutnya ke bagian tubuh lainnya. Ada juga yang mulai menggambar tangan terlebih dahulu kemudian dilanjutkan ke badan, kaki, tangan serta kepala. 
Sketsa wanita dan laptop di sofa
Sketsa Manual Wanita dan Laptop
Dalam teori menggambar manusia, pada umumnya, seniman menggambar bagian terluar dari keseluruhan tubuh manusia agar proporsinya seimbang dan tata letaknya sesuai dengan yang diharapkan. Setelah gambar tubuh manusia secara garis besar telah dibuat, langkah selanjutnya adalah menggambar secara terperinci bagian wajah, tangan, kaki atau pakaian yang dipakai. 
Sketsa digital wanita dan laptop sedang duduk di sofa
Ilustrasi digital wanita dan laptop
Meskipun seseorang telah menguasai teori menggambar manusia secara baik, ia tetap harus terus berlatih untuk menyempurnakan ketrampilannya. Jika ia tidak berlatih, maka kualitas gambar yang ia hasilkan tidak akan maksimal. 
Secara pribadi saya telah membuat banyak sketsa tubuh manusia, baik laki-laki, perempuan, anak-anak maupun dewasa. 
Gambar digital wanita menggunakan aplikasi Autodesk Sketchbook
Sketsa Wanita di Tepi Pantai
Saya biasanya menggunakan pensil terlebih dahulu kemudian saya beri warna. Ada juga sketsa biasa dengan menggunakan pensil lalu ditebalkan garisnya menggunakan pena bertinta hitam ysng selanjutnya diolah lagi secara digital menggunakan aplikasi Autodesk Sketchbook. Pembaca bisa melihat beberapa gambar manusia pada tulisan ini sebagai bahan studi.

Burung Surga Merah

Burung Surga Merah/ Red Bird of Paradise (Paradisaea rubra) hidup di hutan hujan tropis Raja Ampat. Perilakunya mirip Burung Surga Kecil/ Cendrawasih Kuning (Paradisaea minor). Saya sering mengantar wisatawan untuk menonton burung ini di Kepulauan Raja Ampat khususnya di Pulau Waigeo. 
Untuk menonton Cendrawasih merah, kita perlu bangun pagi sekali sekitar jam 05.00 Kemudian kita perlu jalan kaki selama kurang lebih 1 jam ke lokasi nonton. Peralatan yang dibawa adalah teropong, dan kamera. 
Burung Surga Merah (Paradisaea rubra)
Burung Surga Merah (Paradisaea rubra)
Ketika cahaya matahari mulai menerangi kanopi hutan, Burung Surga Merah mulai aktif berkicau. Saat itu yang jantan akan memanggil betina agar mereka bisa mempertontonkan kepiawaian mereka dalam berdansa. Burung-burung jantan akan bersaing merebut hati burung betina supaya diajak kawin. 
Rata-rata Burung Surga Merah berdansa dan berkicau hingga jam 09.00 ketika cahaya matahari telah menerangi hutan hujan tropis Waigeo. 
Setelah kegiatan menonton Cendrawasih Merah selesai, para wisatawan bisa kembali ke penginapan untuk beristirahat. Aktivitas selanjutnya bisa dilanjutkan dengan kegiatan birding di pulau-pulau atau snorkeling. 
Raja Ampat kaya dengan keanekaragaman hayati (bio-diversity) baik di atas permukaan tanah (hutan) dan di dasar laut (terumbu karang). Masyarakatnya juga memiliki adat istiadat yang unik. 
Di atas adalah ilustrasi Burung Surga Merah yang saya buat menggunakan Autodesk Sketchbook. Gambar tersebut sekarang tersedia sebagai cetakan di t-shirt, mug, tote bag, iPhone case, botol air minum, dan berbagai produk lainnya. Silahkan melihatnya di Alam Lestari. Semoga Anda tertarik untuk membelinya.
Baca juga:
Burung Cendrawasih Merah
Gambar Vektor Cendrawasih Merah

A Digital Drawing of Male Lesser Birds of Paradise

I have just checked folders of my wildlife drawings to find any sketches or drawings that I haven't uploaded onto this blog. There are some of them. So, tonight, I upload a digital drawing of a Male Lesser Birds of Paradise (Paradisaea minor). This tropical bird lives in lowland and lower montane rainforest of New Guinea. It is a unique forest that is very rich with various species of trees, lianas, flower plants, bamboos and mushrooms. West Papua province of Indonesia where I live, this paradise bird has become an important target of observations among tourists whom I guide in the forest. 
Paradise bird graphic art by Charles Roring
Lesser Birds of Paradise (Paradisaea minor)
I often organize tours for visitors to rainforest of Klasow valley of Sorong regency Tambrauw Mountains and Susnguakti forest in Manokwari. We spend 3 to 4 days hiking and exploring the forest to see birds, reptiles, insects, and some mammals. There are a lot of birds that we watch including Magnificent Riflebird, King Bird of Paradise, Hooded Butcherbird, Pink-spotted Fruit Dove, Shining Flycatcher, Northern Variable Pitohui, Spangled Drongo, Eclectus Parrot, Common Paradise Kingfisher, Yellow-billed Kingfisher, Rufous-bellied Kookaburra, Brown Cuckoo Dove, Hooded Pitohui, Yellow-capped Pygmy Parrot, Helmetted Friarbiard, Superb Druit Dove, Papuan Dwarf Kingfisher, Black-capped Lory, and etc.
Birding Equipment
To increase the chance of seeing colorful birds, I bring a Kinglux 20-60×60 mm spotting scope, a pair of Visionking 10×42mm roof prism binoculars, laser pointer. I also bring loudspeaker with a smartphone that contains the recording of bird sounds. Sometimes, I play some bird sounds to attract them.
When the birds are in close range, I use my camera to photograph them. They become my main reference when I make manual and digital drawings of birds that I present in this blog. 

Bird and Wildlife Art

My bird and Wildlife art is now available as prints on t-shirts, mugs, iPhone cases, stickers, spiral notebook, tote bags, pillows, and etc. Please, support this blog by buying some of them at this link:
Lesser Birds of Paradise
Bird of Paradise
Burung Surga Merah

Wednesday, December 18, 2019

Marine Life at Sraoseri Beach of Mansinam Island

Sraoseri is the name of a beach in Mansinam island of Manokwari city. It is a nice place for tourists who are interested in snorkeling and freediving. Its coral reef is still in pristine condition and is the natural habitat a lot of species of marine animals. 
White sandy beach in tropical Mansinam island near Manokwari city
Sraoseri Beach in Mansinam island near Manokwari city

Monday, December 16, 2019

Cendrawasih Kuning

Ini adalah gambar burung Cendrawasih Kuning (Paradisaea minor) yang hidup di hutan hujan tropis Papua khususnya pada dataran rendah hingga ke kawasan perbukitan. Burung ini karena bulunya yang indah sering dipakai untuk menghiasi berbagai pintu gerbang di kawasan perumahan hingga lukisan dekoratif di rumah-rumah warga. Sejumlah institusi swasta, lembaga adat, gereja dan pemerintah menggunakan lambang atau logo burung Cendrawasih.
Gambar Burung Cendrawasih (Paradisaea minor). Burung Surga ini hidup di hutan hujan tropis Papua.
Ilustrasi Burung Cendrawasih Kuning
Burung Cendrawasih Kuning adalah burung surga asli Papua yang memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan hujan tropis. Burung ini dan berbagai spesies burung lainnya memakan buah dari pohon-pohon yang ada di hutan kemudian menyebar biji-bijinya ke seluruh penjuru hutan.
Saya membuat ilustrasi digital burung Cendrawasih ini menggunakan aplikasi Autodesk Sketchbook. Sebelumnya saya harus membuat sketsanya secara manual dengan menggunakan pensil, crayon warna di atas kertas biasa. Setelah itu, saya menggambarnya kembali menggunakan stylus dari Tablet Samsung Galaxy Tab A with S pen sebagai alat utama dalam menggambar.
Baju Kaos Burung Cendrawasih Kuning
Baju Kaos Burung Cendrawasih Kuning
Ilustrasi ini sekarang tersedia dalam bentuk cetak di t-shirt, tas, mug, botol minuman serta dompet.
Artikel lain:

Sunday, December 15, 2019

Ilustrasi Digital

Selama ini saya telah membuat berbagai ilustrasi digital berupa burung, ikan, bunga serta manusia menggunakan aplikasi Autodesk Sketchbook. Ilustrasi itu saya tampilkan sebagian di blog ini. Ada juga yang saya muat di Redbubble dan Zazzle.
Cendrawasih Merah jantan dari Raja Ampat
Gambar Burung Cendrawasih Merah
Untuk para pembaca di Indonesia, ilustrasi digital yang saya buat sekarang bisa dibeli dalam bentuk t-shirt, mug, tumbler, buku catatan, tas belanja dan serta dompet di website tees. Berikut ini adalah Sketsa Burung Cendrawasih yang ditampilkan lewat screenshot dari produk-produk tersebut.
Gambar Burung Surga Cendrawasih Kuning (Paradisaea minor) yang hidup di hutan Papua.
Ilustrasi Digital Burung Surga
Nah, para pembaca yang tertarik untuk membelinya, silahkan saja langsung berkunjung ke halaman saya di tees pada link ini: Alam Lestari.